WaKtU YaNg BeRlAlU

ONE PEOPLE ONE SOUL
Freedom For West Papua



Generasi terus berganti
Yang tua beganti yang muda
yang kecil beranjak dewasa
yang dewasa beranjak tua
dan yang tua kembali ke sang pencipta
seirama waktu yang terus berlalu
detakan detik seakan menghapus semuanya
detakan menit seakan menghilangkannya

Semua derita, darah dan air mata dari para pelaku sejarah
dari mereka yang tertindas, dari mereka yang mengalami
segala kekerasan dan kehidupan yang tidak layak
seakan menghilang....entah kemana

Walau dalam kenyataan
penindasan dan pemutarbalikan fakta nyata.
tanpa kita sadar dan menyadari diri kita terjebak dalam arus
kehidupan dari bangsa ini

Seberapa lama lagikah kita harus tinggal diam
seberapakah nyali kita untuk maju, merebut semuanya
semakin kita diam, semakin kita memberikan ruang bagi mereka
semakin kita tidak menyadari, semakin kita dibodohi
semua akan berlalu bila kita diam dan diam.......!!!

Hanya ada satu kata "Lawan"
Lawan pake apa?



Kalo menurut pendapat saya sendiri:
saat ini lebih baik bagi kita generasi Papua yang ada saat ini untuk lebih mempelajari sejarah kita kembali bagi mereka yang sudah memahaminya, sudah tau berbagi dengan mereka yang belum tau, dan bagi yang belum tau untuk harus mencari informasi dan mempelajari soal sejarah bangsanya sendiri. Kok bangsa lain kita begitu mempelajari sampai memperdalam seolah-olah kita hidup ditempat tersebut, sedangkan sejarah kita sendiri tidak kita pahami, tidak kita tau.

Segala aspek kehidupan kita pelajari, segala hal yang lama kita tinggalkan, mari kita sama-sama satukan tangan, pegang erat rasa kebangsaan sebagai satu kesatuan yang ingin diakui kebenarannya sebagai sebuah bangsa yang ada di tengah dunia ini, yang ingin berdiri sendiri, tanpa harus dibawah penindasan negara lain.



(Akhir kata, bila ada hal yang salah dalam penulisan ini sa mohon maaf, kritik dan saran yang bermanfaat sangat sa harapkan. "kekurangan milik kita manusia, kelebihan hanyalah milik sang pencipta")

No comments:

Post a Comment

Kalo ko tra puas, kas masuk ko komentar

MENU